Pembangunan Jalan Usaha Tani RW 06 dari Bantuan Provinsi T.A. 2025 Tingkatkan Akses dan Produktivitas Petani
Desa Cibodas, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian melalui pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di RW 06 yang didanai dari Bantuan Provinsi Tahun Anggaran 2025.
Pembangunan jalan ini merupakan salah satu program prioritas desa dalam rangka meningkatkan infrastruktur penunjang pertanian, khususnya untuk mempermudah akses para petani menuju lahan garapan mereka. Jalan usaha tani tersebut dibangun di area persawahan RW 06 yang selama ini menjadi salah satu sentra produksi pertanian desa.
Kepala Desa Cibodas menyampaikan bahwa bantuan dari Pemerintah Provinsi ini sangat membantu masyarakat, terutama para petani yang sebelumnya mengalami kesulitan saat mengangkut hasil panen.
“Dengan adanya jalan usaha tani ini, mobilitas petani menjadi lebih lancar. Biaya angkut hasil panen bisa ditekan dan waktu tempuh juga lebih singkat. Ini tentu berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Sebelum adanya pembangunan ini, akses menuju lahan pertanian masih berupa jalan tanah yang licin saat musim hujan dan berdebu saat musim kemarau. Kondisi tersebut sering menghambat distribusi sarana produksi pertanian seperti pupuk dan bibit, serta pengangkutan hasil panen.
Melalui Bantuan Provinsi T.A. 2025, jalan usaha tani RW 06 kini dibangun dengan konstruksi yang lebih baik dan kokoh, sehingga dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat pengangkut hasil pertanian. Pembangunan ini juga melibatkan partisipasi masyarakat setempat melalui semangat gotong royong.
Ketua RW 06 Desa Cibodas menyampaikan rasa terima kasih atas realisasi program tersebut.
“Kami mewakili warga RW 06 sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Desa Cibodas. Jalan ini sangat vital bagi aktivitas pertanian warga kami,” tuturnya.
Pemerintah Desa Cibodas berharap keberadaan jalan usaha tani ini dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Ke depan, desa juga akan terus mengupayakan program pembangunan lain yang mendukung sektor pertanian dan perekonomian masyarakat.
Dengan terbangunnya infrastruktur ini, diharapkan para petani di RW 06 semakin semangat dalam mengelola lahan pertanian mereka demi meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan keluarga.