Sejarah Desa Cibodas
Desa Cibodas, Kecamatan Kutawaringin (dahulu termasuk Kecamatan Soreang), Kabupaten Bandung, telah ada sejak masa Penjajahan Belanda. Keberadaan desa ini tidak terlepas dari peran para tokoh masyarakat yang memimpin dan membangun desa dari masa ke masa.
Kepemimpinan Desa dari Masa ke Masa
-
Kepala Desa Pertama
Desa Cibodas pada awalnya dipimpin oleh seorang tokoh masyarakat yang dikenal dengan sebutan Pak Kuwu, yaitu Bapak Abdul Aziz, yang memerintah hingga tahun 1936. -
Kepala Desa Kedua
Kepemimpinan kemudian dilanjutkan oleh Bapak Sura Setia pada periode 1936–1940. Karena kondisi kesehatan beliau yang menurun, kepemimpinan desa untuk sementara waktu dijabat oleh Bapak Ucu, hingga akhirnya diadakan pemilihan kepala desa. -
Kepala Desa Ketiga
Hasil pemilihan tersebut menetapkan Bapak Marhaman sebagai Kepala Desa ketiga yang menjabat pada tahun 1940–1953. -
Kepala Desa Keempat
Selanjutnya, jabatan Kepala Desa dipegang oleh Bapak Hasan Rosid selama periode 1953–1963. -
Kepala Desa Kelima
Pada tahun 1963–1971, Desa Cibodas dipimpin oleh Bapak Rika Sumirta, yang lebih dikenal dengan sebutan Lurah Rika. -
Kepala Desa Keenam
Kepemimpinan desa berikutnya dijabat oleh Bapak H. Ma’mun pada periode 1971–1974. Dalam masa jabatannya, beliau wafat, sehingga jabatan Kepala Desa untuk sementara waktu dipegang oleh Bapak H. Nizar dari tahun 1974–1981. -
Kepala Desa Ketujuh
Setelah itu, Bapak H. Nizar kembali menjabat secara definitif sebagai Kepala Desa pada periode 1982–1990. -
Kepala Desa Kedelapan dan Kesembilan
Pada tahun 1990–1998, Desa Cibodas dipimpin oleh Bapak H. Adung BA. Dalam pemilihan berikutnya, beliau kembali terpilih dan menjabat sebagai Kepala Desa untuk periode 1998–2006. -
Kepala Desa Kesepuluh
Selanjutnya, Desa Cibodas dijabat oleh Bapak Pupu Alamsyah sebagai Kepala Desa yang kesepuluh pada periode 2006–2012. Sebelumnya, jabatan Kepala Desa sempat diisi oleh Sekretaris Desa selama periode pertama hingga kedua, yaitu Bapak H. Adung BA. -
Kepala Desa Kesebelas
Kepemimpinan desa kemudian dilanjutkan oleh Hj. Lilih Solihah, yang menjabat dari tahun 2013–2018. -
Kepala Desa Keduabelas
Pada periode berikutnya, jabatan Kepala Desa kembali diemban oleh Bapak Pupu Alamsyah, yang menjabat dari tahun 2019–2025.
Peristiwa Pemekaran Desa
Pada masa kepemimpinan Bapak H. Nizar sebagai Kepala Desa ketujuh (periode 1982–1990), tepatnya pada tahun 1984, terjadi pemekaran wilayah desa menjadi dua desa, yaitu Desa Cibodas dan Desa Jatisari.
Pemekaran Desa Cibodas tersebut diprakarsai oleh perwakilan tokoh masyarakat, antara lain:
-
Bapak Hasan Rosid (mantan Kepala Desa),
-
Bapak Rahmat,
-
Bapak Dudung,
-
Bapak H. Adung BA, dan
-
Bapak H. Nizar (Kepala Desa pada waktu itu).
Asal-Usul Nama Desa Cibodas
Nama Cibodas, dalam ejaan lama ditulis Tjibodas, diambil dari nama sebuah mata air yang berwarna keputih-putihan. Mata air tersebut terletak di wilayah Dusun Cibodas, tepatnya di Cikadu, yang saat ini berada di RW 18 Gunung Buleud.
Dusun Cibodas sendiri merupakan dusun yang paling tua dan menjadi cikal bakal terbentuknya Desa Cibodas hingga seperti yang dikenal saat ini.